Bagi para pengemudi tentu akan sering memandang cluster meter yang ada di depannya untuk memantau kondisi mobil. Meski sering dipandang, namun masih banyak yang belum memahami 100 persen fitur yang ditawarkan di cluster meter.
 
Sebagai contoh saja di cluster meter biasanya disebutkan istilah speedometer, odometer dan tachometer. Tapi sudah tahukah anda perbedaan ketiganya tersebut? Laman resmi Suzuki kemudian membagikan apa saja kerja ketiga komponen tersebut.
 

1. Speedometer

Speedometer dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai alat untuk mengukur kecepatan kendaraan. Terdapat dua jenis alat ukur kecepatan ini yaitu jenis analog dan digital. Cara kerja kedua jenis alat ukur ini pun juga berbeda.
 
Speedometer analog menggunakan cara kerja yang menggunakan roda bergigi. Roda bergigi ini akan terhubung dengan poros roda yang dilengkapi pula dengan jarum sebagai penunjuk kecepatan saat berkendara.
 
Speedometer analog mempunyai indikator kecepatan mulai dari angka 0 hingga batas maksimum yang terdapat pada kendaraan. Analog jenis ini dioperasikan melalui kabel yang dilengkapi pula dengan kawat kaca, bahkan harga jual speedometer analog ini terjangkau.

 

 
Sedangkan speedometer digital dirancang dengan kombinasi pulsa magnetik dan pulser. Pulsa magnetik dan pulser terletak di sistem gigi (roda). Cara kerjanya yaitu pada saat roda berputar akan melewati sistem gir yang dapat memutar kawat kopel pada instrument cluster pada mobil.
 
Pada Instrument cluster terdapat kawat speedometer yang akan memutar roda berlubang. Optocoupler roda yang akan menghasilkan sinyal logic 1 sehingga dapat mengkalkulasi angka. Kelebihan jenis ini yaitu dapat membaca angka dengan lebih tepat (presisi).
 

2. Odometer

Tidak banyak orang yang familiar dengan kata odometer, kecuali penggiat dunia otomotif sudah pasti tidak asing dengan kata ini. Odometer merupakan alat penunjuk jarak tempuh yang terdapat pada panel meter dasbor mobil.
 
Selain sebagai alat ukur jarak, alat ini juga dapat menjadi indikator atau pengingat ketika mobil harus ganti oli. Alat ukur jarak ini mempunyai 2 jenis cara kerja. Pertama cara kerja mekanik (analog) dan kedua adalah cara kerja elektronik.
 
Alat ukur jarak dengan cara kerja mekanik bekerja dengan mengandalkan bundaran yang berputar (bergerak) dengan sistem mekanik. Sebaliknya, apabila menggunakan sistem elektronik angka-angka sudah dimunculkan pada layar elektronik panel meter.

 

 

3. Tachometer

Ada beberapa jenis tachometer yang dapat digunakan. Jenis yang pertama adalah tachometer optic. Jenis ini digunakan untuk mengukur kecepatan sudut putar (rpm). Tachometer optik mempunyai kelebihan dengan adanya alat Photo Sensor.
 
Photo Sensor bermanfaat untuk mendeteksi jumlah garis pada tachometer optic. Sedangkan kekurangan dari alat ini yaitu tidak dapat mendeteksi (merasakan) jarak dan posisi. Meski demikian hal ini dapat diatasi dengan memasang dua (buah) photosensor.
 
Selanjutnya, jenis yang kedua adalah tachometer rotor bergigi. Jenis ini dirangkai dari sebuah sensor tetap yang dilengkapi dengan pemutar gerigi dan roda. Sensor ini tidak hanya tunggal namun memiliki dua pilihan, yakni antara sensor Variable Reluctance Sensor dan Hall Effect Sensor. Kelebihan dari tachometer Rotor Bergigi adalah dapat menampilkan sebuah pulsa sekaligus menghasilkan pulsa dengan tampilan kotak yang jernih.

SOPYAN TSAORI

SALES HEAD

~Cash & Credit~

  • Unit Ready Stock
  • Proses Cepat Dan Mudah
  • Dp & Angsuran Bisa Nego
  • Aksesoris gratis
  • Terima Tukar Tambah Semua Tipe Mobil

Kantor Kami

PT Restu Mahkota Karya – Suzuki Cikampek

Jl. Ir. Juanda no 168 Kel. Sukaseuri Kec. Kotabaru Kab. Karawang, Jawa Barat 41181

  • Harga Khusus (cash/credit) dan terbaik untuk anda
  • Berkas dibantu (kredit)
  • Unit Cepat & Proses Cepat

Kami menawarkan pelayanan pembelian kendaraan Suzuki Cikampek secara CASH maupun KREDIT dengan DP Rendah angsuran ringan serta kualitas pelayanan terbaik.

Info : 08568707972

Authorized Dealer Suzuki Cikampek

PT Restu Mahkota Karya